INFOMUARATEWEH.COM – Suasana Ramadan di Desa Lemo I, Kecamatan Teweh Tengah, diwarnai dengan peresmian Masjid Nurul Iman yang dirangkai dalam kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Barito Utara 1447 H/2026 M, Selasa (10/3/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus meneguhkan nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan bermasyarakat.
Pada kesempatan itu, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, S.T., M.T. menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan Masjid Nurul Iman. Menurut dia, keberadaan rumah ibadah tersebut merupakan buah dari kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian masyarakat dalam menghadirkan sarana ibadah bagi umat Islam. “Berdirinya Masjid Nurul Iman ini menjadi wujud nyata semangat kebersamaan masyarakat. Masjid bukan hanya sekadar bangunan tempat melaksanakan salat berjamaah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat,” ujar H. Shalahuddin.
Peresmian masjid itu dinilai memiliki arti penting bagi warga Desa Lemo I karena kini dapat difungsikan secara optimal sebagai tempat ibadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Bupati pun mengajak warga untuk tidak hanya memanfaatkan masjid untuk salat lima waktu, tetapi juga untuk pengajian, pendidikan agama bagi anak-anak, musyawarah, dan kegiatan yang mempererat persaudaraan di lingkungan masyarakat.
Penekanan tersebut sejalan dengan harapan agar Masjid Nurul Iman benar-benar hidup dan makmur dengan aktivitas jamaah. “Masjid yang makmur bukanlah masjid yang megah bangunannya, tetapi masjid yang selalu dipenuhi oleh jamaah yang datang untuk beribadah kepada Allah SWT,” kata Shalahuddin. Ia berharap keberadaan masjid mampu memperkuat iman dan takwa, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta membentuk generasi yang berakhlak mulia.
Selain peresmian, rangkaian kegiatan Safari Ramadan juga diisi dengan tausiyah atau ceramah agama, buka puasa bersama, salat Isya berjamaah, dan salat Tarawih bersama masyarakat. Melalui agenda tersebut, pemerintah daerah berharap hubungan antara pemerintah dan warga semakin erat, sekaligus menjadi ruang untuk meneguhkan nilai kebersamaan dan kerukunan di bulan suci Ramadan.
Dalam sambutannya, Bupati juga mengingatkan makna Ramadan yang tidak hanya berkaitan dengan ibadah menahan lapar dan dahaga. “Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang membentuk karakter, memperbaiki akhlak, serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Shalahuddin. Ia menambahkan bahwa masyarakat yang kuat adalah masyarakat yang menjunjung kejujuran, keadilan, kepedulian, persatuan, dan kerukunan.
Pesan itu kembali ditegaskan saat Bupati mengajak masyarakat menjadikan bulan suci sebagai waktu untuk introspeksi diri dan perbaikan kehidupan sosial maupun spiritual. “Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk melakukan muhasabah diri, sejauh mana kita telah mengamalkan nilai-nilai Islam dalam keluarga, lingkungan kerja, maupun kehidupan sosial. Mari kita jadikan bulan yang penuh berkah ini sebagai titik awal untuk memperbaiki diri dan lingkungan sekitar,” pungkas H. Shalahuddin.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Lemo tetap menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena infrastruktur tersebut dinilai penting bagi aksesibilitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Kami sadar betul betapa pentingnya jembatan ini untuk menghubungkan wilayah Lemo dan sekitarnya agar akses semakin mudah. Kalau jembatannya mantap, transportasi lancar, otomatis ekonomi masyarakat juga ikut terangkat,” kata Shalahuddin.
Menjelang akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam pembangunan Masjid Nurul Iman, mulai dari para donatur, tokoh masyarakat, panitia pembangunan, hingga warga yang telah memberikan tenaga, pikiran, dan dukungan materi. “Semoga setiap amal kebaikan yang telah diberikan dalam pembangunan masjid ini dicatat sebagai amal jariyah oleh Allah SWT, yang pahalanya terus mengalir sepanjang masjid ini dimanfaatkan untuk beribadah dan kegiatan kebaikan lainnya,” ujar H. Shalahuddin.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan, A.Md, anggota DPRD Barito Utara, Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, M.A.P., unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri Muara Teweh, Ketua Pengadilan Agama Muara Teweh, staf ahli bupati, para asisten Setda, kepala perangkat daerah, unsur kecamatan, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, insan pers, manajemen PT Pamapersada Nusantara, serta masyarakat Desa Lemo I dan sekitarnya.







