INFOMUARATEWEH.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara bergerak sigap membantu masyarakat yang menjadi korban kebakaran di Jalan Meranti, RT 10/RW 03, Kecamatan Teweh Tengah. Dukungan bagi warga terdampak disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Barito Utara, Drs. Muhlis, M.AP, menindaklanjuti arahan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST., MT. Penyaluran bantuan dilakukan tidak lama setelah peristiwa yang terjadi pada Minggu, 1 Februari 2026, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kondisi darurat yang dialami masyarakat.
Langkah cepat ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan dukungan dan kepedulian kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah. Pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa penanganan awal dapat segera dirasakan oleh warga terdampak.
Sekda Barito Utara, Drs. Muhlis, M.AP, menyampaikan bahwa instruksi langsung dari Bupati menekankan pentingnya respons yang sigap dan tepat sasaran dalam kondisi darurat seperti ini. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen untuk hadir membantu meringankan beban warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bupati menginstruksikan agar bantuan segera didistribusikan guna meringankan beban warga. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit mengobati kesedihan dan membantu pemenuhan kebutuhan mendesak para korban,” ujar Muhlis. seraya menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau kondisi warga terdampak.
Berdasarkan data di lapangan, kebakaran tersebut mengakibatkan empat unit rumah terdampak yang dihuni oleh delapan Kepala Keluarga (KK). Warga yang terdampak dalam peristiwa ini yakni Junaidi Sidik, Misrani, Norfansyah, dan Normansyah. Dari jumlah tersebut, tiga unit rumah mengalami kerusakan berat sehingga berdampak langsung pada kelangsungan tempat tinggal tiga KK.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar pascakebakaran, Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyalurkan berbagai bantuan logistik berupa paket sembako, perlengkapan tidur seperti selimut, serta family kit yang berisi perlengkapan kebutuhan keluarga. Selain itu, pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk, guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.









