INFOMUARATEWEH.com – Pelaksanaan manasik haji dinilai sebagai tahapan krusial dalam mempersiapkan jemaah calon haji sebelum menunaikan ibadah di Tanah Suci. Kegiatan ini menjadi sarana pembekalan agar setiap jemaah memahami rangkaian ibadah secara benar sesuai tuntunan pembimbing, sekaligus sebagai “gladi bersih” sebelum keberangkatan.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Barito Utara, H. Moch. Ikhsan, pada pembukaan Manasik Haji Kabupaten Barito Utara 1447 Hijriah/2026 Masehi di Aula Bappedarida Muara Teweh, Senin 16 Februari 2026.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan spiritual sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat persatuan antarsesama jemaah, khususnya yang berasal dari Kabupaten Barito Utara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sebelum berangkat ke Tanah Suci Mekkah Al-Mukarramah, kita harus mempersiapkan diri secara matang dan teratur, baik secara material maupun ilmu pengetahuan. Dengan persiapan yang baik, insyaAllah kita akan memperoleh haji yang mabrur dan maqbul, yang diridhai Allah SWT,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya memperhatikan sejumlah aspek selama proses persiapan hingga pelaksanaan ibadah. “Kami berharap seluruh jemaah dapat menjaga kesehatan, mengatur pola makan, memanfaatkan waktu istirahat dengan baik, serta tidak membawa barang yang melebihi ketentuan maupun barang terlarang,” imbaunya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Barito Utara, Alpiansah, menyampaikan bahwa pada tahun 1447 H/2026 M, Kabupaten Barito Utara memberangkatkan sebanyak 113 jemaah yang terdiri dari 57 laki-laki dan 56 perempuan. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada pada kisaran 123 hingga 125 jemaah.
Melalui kegiatan manasik ini, diharapkan seluruh jemaah calon haji dapat memahami tata cara pelaksanaan ibadah secara menyeluruh sehingga mampu menjalankan setiap rukun dan wajib haji dengan tertib serta khusyuk.









