INFOMUARATEWEH.COM – Pemerintah Kabupaten Barito Utara secara resmi menutup rangkaian Safari Ramadan tahun 2026 melalui kegiatan ke-12 yang digelar di Masjid Babussalam, Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru, Jumat malam (13/03/2026). Kegiatan penutup ini dihadiri langsung oleh Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah Muhlis, serta jajaran perangkat daerah. Penutupan tersebut menjadi puncak dari rangkaian silaturahmi Pemkab Barito Utara selama bulan Ramadan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
“Kegiatan Safari Ramadan yang kami laksanakan ini telah memasuki titik ke-12 yang merupakan Safari Ramadan terakhir dari rangkaian kegiatan yang direncanakan sebelumnya,” kata Bupati Shalahuddin dalam sambutannya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dengan nuansa kedekatan yang kuat antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kehadiran rombongan Pemkab Barito Utara disambut antusias oleh warga Kelurahan Jambu yang telah menantikan momen tersebut. Interaksi yang terjalin tampak hangat, di mana pemerintah dan masyarakat duduk bersama tanpa sekat, mencerminkan hubungan sosial yang erat.
Pada kesempatan itu, Bupati H. Shalahuddin menyampaikan rasa syukur atas selesainya seluruh rangkaian Safari Ramadan yang berjalan dengan lancar. Ia menegaskan bahwa berakhirnya kegiatan secara formal tidak menghentikan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, karena komitmen untuk menyerap serta menindaklanjuti aspirasi warga akan terus dilakukan.
“Melalui perjalanan ini, pemerintah daerah telah mengantongi banyak catatan penting untuk keberlanjutan pembangunan di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan ke depannya,” kata Shalahuddin.
Bupati juga menyampaikan bahwa bulan suci Ramadan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus mempererat kebersamaan serta kepedulian sosial. Ia menambahkan bahwa kegiatan Safari Ramadan menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendekatkan diri kepada masyarakat serta mendengar langsung aspirasi dan harapan warga
“Alhamdulillah, hari ini merupakan titik ke-12 pelaksanaan Safari Ramadan dan menjadi kegiatan terakhir untuk wilayah kecamatan dan akan di fokuskan lagi di dalam kota Muara Teweh,” ujar Shalahuddin.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan Safari Ramadan di 12 titik bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi memiliki nilai strategis sebagai sarana menjaring aspirasi masyarakat secara langsung. Ia menyebutkan bahwa selama kegiatan berlangsung, pemerintah menerima berbagai masukan, keluhan, dan harapan dari masyarakat yang akan menjadi bahan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah ke depan.
“Perjalanan ini telah memberi kami banyak catatan penting. Semua masukan dari masyarakat di setiap desa dan kelurahan yang kami kunjungi akan kami tindak lanjuti untuk kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Barito Utara,”
Ia menambahkan bahwa penutupan Safari Ramadan di Masjid Babussalam menjadi bukti bahwa kehadiran pemerintah tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Momentum ini juga memperkuat ikatan emosional antara pemerintah daerah dan warga selama bulan Ramadan.







