INFOMUARATEWEH.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara semakin mematangkan rencana pembangunan daerah dengan mengevaluasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Evaluasi ini dilakukan melalui rapat penting yang digelar di Kantor Bapperida Provinsi Kalimantan Tengah pada Senin, 30 Maret 2026. Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Barito Utara, Muhlis, beserta jajaran Pemkab Barito Utara untuk memastikan bahwa program-program pembangunan yang telah dirancang dapat berjalan dengan efektif dan berdampak langsung pada masyarakat.
Evaluasi RPJMD kali ini difokuskan pada 11 program unggulan dan 12 program prioritas yang menjadi fokus utama Pemkab Barito Utara dalam lima tahun ke depan. Muhlis, dalam sambutannya, menegaskan pentingnya setiap program yang telah dirancang untuk memiliki indikator capaian yang terukur, rasional, dan memiliki dampak positif pada kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh program yang telah kami desain dapat memberikan hasil yang nyata. Selain itu, setiap program harus memiliki indikator yang jelas dan dapat mengukur sejauh mana dampaknya bagi masyarakat,” ujar Muhlis.
Ia menambahkan bahwa evaluasi ini juga bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan pembangunan daerah dengan kebijakan provinsi dan nasional, guna menciptakan sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Rapat ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan beberapa program besar yang akan dilaksanakan Pemkab Barito Utara. Di antaranya adalah peningkatan kualitas pendidikan melalui pemberian beasiswa untuk jenjang pendidikan tinggi, pemberian bantuan pendidikan untuk anak-anak dengan disabilitas, serta peningkatan fasilitas kesehatan dengan BPJS gratis. Selain itu, Pemkab Barito Utara juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur pedesaan dan peningkatan kesejahteraan aparat desa dan tenaga kerja lokal.
Selain sektor pendidikan dan kesehatan, Pemkab Barito Utara juga mengidentifikasi sektor infrastruktur sebagai salah satu prioritas utama. Beberapa proyek penting yang direncanakan adalah pembangunan tiga jembatan strategis yang menghubungkan wilayah Sikan, Lemo, dan Lahei, serta pengembangan jalan utama yang menghubungkan berbagai kecamatan di daerah tersebut.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga berfokus pada penguatan sektor ekonomi dengan program-program seperti pengadaan alat berat untuk kelompok pertanian, pemberian bantuan insentif kepada tenaga kerja di sektor pendidikan dan kesehatan, serta peningkatan layanan bagi masyarakat yang membutuhkan. Ini termasuk memberikan bantuan untuk anak-anak dengan disabilitas serta memperkuat lembaga adat dalam pembangunan sosial.
Evaluasi RPJMD ini diharapkan menjadi landasan yang lebih solid untuk pelaksanaan pembangunan yang lebih terarah dan efektif di Kabupaten Barito Utara. Pemkab Barito Utara berharap program-program ini tidak hanya dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga meningkatkan daya saing daerah dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks.
Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai sektor, termasuk sektor swasta dan lembaga nasional, guna mempercepat terwujudnya visi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.







