INFOMUARATEWEH.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Barito Utara menyelenggarakan sosialisasi mengenai pencegahan paham radikalisme yang menyasar anak dan remaja. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Kamis, 19 Februari 2026.
Agenda ini digelar sebagai langkah edukatif untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap potensi ancaman radikalisme, sekaligus memperkuat peran keluarga dan lingkungan dalam melakukan deteksi serta pencegahan sejak dini.
Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara, Ny. Hj. Maya Savitri Shalahuddin, pada sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan PKK dalam memperkokoh ketahanan keluarga di tengah dinamika sosial dan tantangan ideologi yang dapat memengaruhi tumbuh kembang anak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai narasumber, perwakilan Densus 88 AT Polri, Iptu Ganjar Satriono, S.Sos., selaku Panit Satgas Wil Kalteng, memaparkan materi mengenai bahaya radikalisme, pola penyebarannya, hingga strategi pencegahan yang dapat diterapkan oleh keluarga maupun masyarakat.
Melalui penyampaiannya, Iptu Ganjar menjelaskan bahwa penyebaran paham radikal kerap memanfaatkan media sosial serta ruang pergaulan yang minim pengawasan. Oleh karena itu, literasi digital dan penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi aspek penting dalam membentengi anak dan remaja dari pengaruh negatif.
“Orang tua perlu lebih peka terhadap perubahan perilaku anak, termasuk aktivitas di media sosial. Komunikasi yang terbuka dalam keluarga menjadi kunci utama pencegahan,” jelasnya.
Dalam kegiatan ini, TP PKK Kabupaten Barito Utara berharap para peserta dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing, sehingga upaya pencegahan radikalisme dapat dilakukan secara kolaboratif, berkesinambungan, dan berbasis pada ketahanan keluarga.









